Penjualan Eceran NTT Mei 2026 Diprakirakan Tumbuh 6,49 Persen

Ekonomi 13 Jun 2026 08:33 2 min read 34 views By Humas BI

Share berita ini

Penjualan Eceran NTT Mei 2026 Diprakirakan Tumbuh 6,49 Persen
PEREMPUANCENDANA || KUPANG – Kinerja penjualan eceran di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Mei 2026 diprakirakan tetap tumbuh positif. Hal tersebut...

PEREMPUANCENDANA || KUPANG – Kinerja penjualan eceran di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Mei 2026 diprakirakan tetap tumbuh positif. Hal tersebut tercermin dari Indeks Penjualan Riil (IPR) Mei 2026 yang diproyeksikan mencapai 64,79 atau tumbuh 6,49 persen secara tahunan (year on year/yoy).

 

Meski masih menunjukkan pertumbuhan, capaian tersebut sedikit melambat dibandingkan April 2026 yang tercatat tumbuh 7,77 persen (yoy). Pertumbuhan penjualan eceran pada Mei terutama ditopang oleh kelompok Peralatan Informasi dan Komunikasi, Kendaraan, serta Perlengkapan Rumah Tangga Lainnya.

 

Sebaliknya, beberapa kelompok komoditas diprakirakan mengalami penurunan kinerja, antara lain Suku Cadang dan Aksesori, Bahan Bakar Kendaraan Bermotor, serta Barang Budaya dan Rekreasi.

 

Secara bulanan (month to month/mtm), kinerja penjualan eceran di Kota Kupang pada Mei 2026 diprakirakan membaik dibandingkan bulan sebelumnya. Meski masih mengalami koreksi terbatas sebesar 0,004 persen, kondisi ini jauh lebih baik dibandingkan April 2026 yang terkontraksi 17,15 persen.

 

Perbaikan tersebut didorong oleh meningkatnya aktivitas konsumsi masyarakat pada momentum Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), seperti Kenaikan Yesus Kristus, Hari Raya Iduladha, dan Waisak. Momentum tersebut meningkatkan permintaan terhadap makanan dan minuman, sandang, serta kebutuhan rekreasi.

 

Prakiraan penjualan eceran NTT sejalan dengan kondisi nasional. Pada Mei 2026, IPR nasional diperkirakan berada pada level 225,0 dengan pertumbuhan tahunan yang tetap terjaga dan perbaikan secara bulanan sebesar minus 0,9 persen.

 

Dari sisi harga, tekanan inflasi dalam tiga bulan mendatang atau Juli 2026 diprakirakan menurun. Hal itu tercermin dari Indeks Ekspektasi Harga (IEH) Juli 2026 yang tercatat sebesar 194,7, lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya yang sebesar 200,0.

 

Sementara itu, tekanan inflasi enam bulan ke depan atau Oktober 2026 diperkirakan meningkat. IEH Oktober 2026 tercatat sebesar 197,6, lebih tinggi dibandingkan periode sebelumnya yang sebesar 190,5. Peningkatan tersebut dipengaruhi ekspektasi berkurangnya pasokan komoditas pangan akibat musim kemarau yang terkait dengan fenomena El Nino.

Perempuan Cendana